November 01, 2008

Cara Kerja Tuhan

Ketika Tuhan mulai berurusan dengan sifat manusia lamamu, Dia langsung berurusan dengan pusat segala sesuatu yang sangat kau pertahankan. Ijinkan Dia untuk memberikanmu salib tepat di pusat keberadaan dirimu yang sesungguhnya. Jangan mengeluh dan menjadi gelisah ketika proses ini dimulai: Ketenangan dan kedamaian akan lebih membantumu dibandingkan bila engkau menjadi kesal dan gelisah. Engkau akan tergoda untuk bercerita-cerita, berbicara dalam kerendahan hati kepada orang lain tentang masalah-masalahmu. Berhati-hatilah! Kerendahan hati namun disertai dengan terlalu banyak bicara tidak akan bertahan lama. Ketika engkau bicara terlalu banyak, cinta diri sendiri yang ada padamu justru akan memperlihatkan bahwa engkau sebenarnya malu. Jangan menjadi marah dengan apa yang orang lain katakan. Cukup ikuti Tuhan dan biarkan mereka berbicara. Selama orang lain menjadi fokus perhatianmu, engkau tidak akan pernah dapat menyenangkan hati mereka. Ketenangan, kedamaian, dan persekutuan dengan Tuhan akan membuatmu merasa tenang walaupun orang-orang berbicara menentangmu. Engkau dituntut untuk melakukan tindakan yang tepat dalam situasi yang kau hadapi - tetapi di saat yang bersamaan sifatmu yang mudah bergejolak itu perlu diuji dan diseimbangkan. Selalu datanglah kepada Tuhan dan masuk ke dalam hadirat-Nya agar Dia memperbaharui dirimu. Tidak ada yang lebih penting selain kerendahan hati, dan terpisah dari pendapat dan keinginanmu sendiri. Keras kepala dan mau menang sendiri bukanlah roh yang berasal dari Yesus Kristus. Ibrani 4:7 Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu "hari ini", ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan di atas: "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu!" Yakobus 1:19-20 Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah; sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah. Diterjemahkan dari buku: The Seeking Heart by Fenelon Oleh : UnitedFool.com ..................

0 komentar: